Skip to Content

Category Archives: Tips

Tips Mengirim Barang Menggunakan Truk: Panduan Aman dan Efisien

HIJRAH | Mengirim barang menggunakan truk adalah pilihan ideal untuk pengiriman barang besar, berat, atau banyak dalam jumlah kargo yang tidak bisa dikirim melalui jasa pengiriman konvensional. Dari data Forwarder AI menyebutkan bahwa transportasi darat masih mendominasi pengiriman domestik dan nilai pasar road freight diperkirakan mencapai USD 53,88 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan 6,04 persen per tahun.

Pasar freight dan logistik Indonesia diproyeksikan mencapai USD 131,24 miliar pada tahun 2025 dan tumbuh menjadi USD 178,07 miliar di 2030, dengan laju pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 6,29 persen.

Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) memprediksi pertumbuhan sektor logistik nasional berada di kisaran 7% sampai 8% pada 2024. Ini menunjukkan industri trucking dan pengiriman barang menggunakan truk sangat berkembang dengan banyak pilihan jasa pengiriman berkualitas

Saat ini, sektor grosir dan retail menyumbang sekitar 35 persen dari total permintaan logistik nasional, sementara sektor manufaktur menyumbang sekitar 72 persen dari total ekspor Indonesia pada tahun 2023 dengan nilai mencapai USD 186,98 miliar.

8 Tips Mengirim Barang Menggunakan Truk Agar Aman Sampai Tujuan

  1. Gunakan Kemasan yang Kuat dan Sesuai dengan Jenis Barang

Gunakan kemasan yang kuat dan sesuai untuk melindungi barang selama pengiriman. Pastikan kotak atau boks yang digunakan terbuat dari material yang kokoh dan mampu menahan beban barang yang dikirim.

Untuk barang berat dan besar, gunakan palet plastik yang lebih ringan dari palet kayu. Palet plastik juga lebih tahan terhadap kelembaban dan tidak mudah rusak dibandingkan palet kayu.

  1. Sesuaikan Jenis Truk dengan Barang yang Akan Dikirim

Sesuaikan jenis truck dengan barang yang akan dikirim. Misalnya, gunakan dump truck untuk bahan bangunan seperti pasir, semen, atau batu. Gunakan truk pendingin (cold truck) untuk makanan beku atau barang yang memerlukan suhu tertentu.

Beberapa Jenis Truk Yang Umum Digunakan:–

  • Truk Box: Untuk barang umum, furnitur, elektronik
  • Dump Truck: Untuk bahan bangunan (pasir, semen, batu)
  • Cold Truck/Refrigerated Truck: Untuk makanan beku, obat-obatan
  • Truk Flatbed: Untuk mesin besar, konstruksi, pipa
  • Truk Container: Untuk barang kargo besar antarkota

Memilih jenis truk yang tepat akan memastikan barang Anda aman dan pengiriman lebih efisien.

  1. Pastikan Barang Tersusun dengan Rapi di dalam Truk

Pastikan barang tersusun dengan rapi dan rapat ke dinding truk untuk menghindari ruang kosong yang menyebabkan pergeseran selama perjalanan. Gunakan teknik cube stacking atau penumpukan kubus dapat menyelaraskan posisi produk dengan aman.

Teknik Penumpukan Yang Benar:

  • Pola interlocking: Teknik penumpukan yang saling mengunci sehingga kondisi muatan barang tetap aman selama perjalanan
  • Center of gravity: Letakkan barang berat dan berdimensi besar di bagian bawah, tumpuk barang ringan di atasnya
  • Pastikan barang bagian bawah kuat dan tidak mudah pecah
  • Barang harus rapat dan tidak ada ruang kosong yang bisa menyebabkan pergeseran
  1. Berikan Label atau Penanda pada Barang

Berikan label atau penanda pada barang yang mudah rusak, berat, atau memerlukan penanganan khusus. Stiker “Fragile”, “Heavy”, atau “Do Not Stack” akan membantu driver dan petugas penanganan barang untuk lebih hati-hati.

Label yang penting untuk diberikan:

  • Fragile: Untuk barang mudah pecah
  • Heavy: Untuk barang berat
  • Do Not Stack: Untuk barang yang tidak boleh ditumpuk
  • Keep Dry: Untuk barang yang harus tetap kering
  • This Side Up: Untuk barang yang harus dalam posisi tertentu
  1. Gunakan Alat Pengorganisasi Muatan untuk Keamanan

Gunakan palet, straps, alat jungkit (forklift), atau netting untuk mengorganisasi muatan dan mencegah kerusakan. Alat-alat ini membantu menjaga posisi barang tetap stabil selama perjalanan.

Alat pengorganisasi yang penting:

  • Straps/Tali Pengikat: Untuk mengikat barang agar tidak bergeser
  • Netting/Jaring Pengaman: Untuk menutupi dan menahan muatan
  • Palet: Untuk menyusun barang dengan rapi
  • Forklift/Alat Jungkit: Untuk menaikkan dan menurunkan barang berat
  1. Hindari Over Capacity yang Berbahaya

Hindari over capacity yang berbahaya. Pastikan konsumen dan driver mengetahui kapasitas muatan truk dan tidak membawa muatan berlebih karena sangat berbahaya.

Over capacity dapat menyebabkan:

  • Truk tidak stabil dan mudah terguling
  • Kerusakan pada jalan dan kendaraan
  • Pelanggaran hukum dan sanksi denda
  • Risiko kecelakaan yang tinggi
  • Barang bisa rusak karena truk tidak seimbang
  1. Timbang dan Ukur Barang Sebelum Kirim

Timbang dan ukur barang sebelum mengirim untuk memastikan sesuai dengan kapasitas truk yang dipilih. Ini juga membantu menghitung biaya pengiriman yang akurat dan menghindari over capacity.

Langkah pengukuran yang benar:

  • Timbang berat total barang
  • Ukur dimensi panjang, lebar, dan tinggi
  • Hitung volume total (panjang × lebar × tinggi)
  • Pastikan tidak melebihi kapasitas truk yang dipilih
  • Sesuaikan dengan biaya pengiriman per kg atau per m³
  1. 8. Tambahkan Asuransi untuk Perlindungan Ekstra

Untuk pengiriman barang bernilai tinggi atau rentan rusak, tambahkan asuransi pengiriman sebagai perlindungan ekstra. Asuransi akan memberikan jaminan ganti rugi jika barang rusak, hilang, atau tertunda selama pengiriman.

Keuntungan Asuransi Pengiriman:

  • Jaminan ganti rugi jika barang rusak atau hilang
  • Perlindungan dari risiko kecelakaan
  • Biaya asuransi relatif murah dibandingkan nilai barang
  • Memberikan ketenangan selama pengiriman
  • Klaim bisa diajukan jika terjadi masalah

Kelebihan Mengirim Barang Menggunakan Truk

  1. Bisa Mengirim Barang Besar dan Berat

Salah satu kelebihan menggunakan truk untuk jasa pengiriman barang adalah banyaknya jenis yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Truk bisa mengangkut barang besar dan berat yang tidak bisa dikirim melalui jasa pengiriman konvensional seperti kargo, furnitur besar, mesin industri, atau bahan bangunan.

  1. Lebih Efisien untuk Muatan Banyak

Mengirim barang menggunakan truk lebih efisien untuk muatan banyak karena Anda bisa mengirim sekaligus dalam satu truk tanpa perlu membagi ke beberapa paket kecil. Ini mengurangi biaya pengiriman per unit barang dan lebih cepat karena tidak perlu proses packing individu.

  1. Bisa Pilih Jenis Truk Sesuai Kebutuhan

Anda bisa memilih jenis truk sesuai dengan jenis barang yang dikirim. Dari truk box untuk barang umum, dump truck untuk bahan bangunan, hingga cold truck untuk makanan beku. Pilihan yang fleksibel memastikan barang Anda dikirim dengan cara yang paling sesuai.

Tips Tambahan untuk Pengiriman Barang Menggunakan Truk

  1. Pilih Jasa Trucking yang Terpercaya

Pilihlah jasa trucking yang memiliki reputasi baik, driver berpengalaman, dan armada yang layak. Pastikan perusahaan memiliki izin resmi dan asuransi untuk melindungi barang Anda selama pengiriman.

  1. Dokumentasikan Barang Sebelum Kirim

 Foto barang sebelum dikemas dan setelah dipasang di truk sebagai bukti kondisi awal. Ini penting jika terjadi kerusakan dan Anda perlu mengajukan klaim asuransi.

3. Berikan Informasi Lengkap

Sampaikan informasi lengkap tentang barang yang dikirim, termasuk jenis barang, berat, dimensi, jumlah, dan tingkat kerapuhan. Ini membantu perusahaan trucking menyiapkan truk yang tepat dan menanganinya dengan cara yang benar.

  1. Pantau Perjalanan Barang

 Gunakan layanan tracking yang disediakan oleh perusahaan trucking untuk memantau perjalanan barang. Ini memastikan Anda tahu posisi barang dan perkiraan waktu tiba.

Truk Solusi Ideal untuk Pengiriman Barang Besar

Tips mengirim barang menggunakan truk yang aman dimulai dari packing kuat, memilih jenis truk sesuai muatan, menyusun barang rapi dengan teknik interlocking dan center of gravity, memberi label frag ile, menggunakan straps/netting, menghindari over capacity, dan menambah asuransi.

Barang besar, berat, atau banyak tidak bisa dikirim melalui jasa konvensional, jadi truk adalah solusi ideal dengan efisiensi dan keamanan maksimal.

Ikuti 8 tips di atas dan barang Anda akan dikirim dengan aman menggunakan truk. Jangan lupa dokumentasikan barang sebelum kirim, pilih jasa trucking terpercaya, dan tambahkan asuransi untuk perlindungan ekstra. Dengan persiapan yang benar, pengiriman barang menggunakan truk bisa dilakukan dengan mudah, efisien, dan tanpa cemas.

Q&A: 5 Pertanyaan Tentang Mengirim Barang Menggunakan Truk

  1. Apa kelebihan mengirim barang menggunakan truk dibandingkan jasa pengiriman lain?

Kelebihan mengirim barang menggunakan truk adalah bisa mengirim barang besar dan berat yang tidak bisa dikirim melalui jasa konvensional, lebih efisien untuk muatan banyak dalam satu truk, dan bisa pilih jenis truk sesuai kebutuhan (box, dump truck, cold truck, flatbed, container).

  1. Jenis truk apa yang cocok untuk pengiriman bahan bangunan?

Jenis truk yang cocok untuk pengiriman bahan bangunan seperti pasir, semen, atau batu adalah dump truck. Dump truck memiliki bak terbuka yang bisa dibuka di bagian bawah untuk memudahkan pembongkaran material bangunan.

  1. Bagaimana cara menyusun barang agar aman di dalam truk?

Cara menyusun barang yang aman di truk: gunakan teknik interlocking (saling mengunci), center of gravity (barang berat di bawah, ringan di atas), pastikan barang rapat ke dinding truk tanpa ruang kosong, dan gunakan straps/tali pengikat atau netting/jaring untuk mengikat muatan agar tidak bergeser.

  1. Apakah perlu asuransi untuk pengiriman barang menggunakan truk?

Sangat perlu untuk barang bernilai tinggi atau rentan rusak. Asuransi memberikan jaminan ganti rugi jika barang rusak, hilang, atau tertunda. Biaya asuransi relatif murah dibandingkan nilai barang dan memberikan perlindungan maksimal selama pengiriman.

  1. Bagaimana cara menghindari over capacity saat mengirim barang dengan truk?

 Cara menghindari over capacity: pastikan konsumen dan driver mengetahui kapasitas muatan truk, timbang dan ukur barang sebelum kirim, hitung volume total, jangan melebihi kapasitas truk yang dipilih, dan sesuaikan dengan biaya pengiriman per kg atau per m³. Over capacity sangat berbahaya karena bisa menyebabkan truk tidak stabil dan mudah terguling.

0 Continue Reading →

Tips Mengirim Barang Pecah Belah: Panduan Aman Tanpa Kerusakan

HIJRAH | Mengirim barang pecah belah seperti piring, gelas, vas bunga, atau peralatan kaca lainnya memerlukan persiapan ekstra karena barang pecah belah memiliki risiko tinggi rusak saat pengiriman. Oleh sebab itu barang mudah pecah atau retak jika tidak dikemas dan dikirim dengan benar.

Menurut Forwarder AI menjelaskan pasar freight dan logistik Indonesia diproyeksikan mencapai USD 131,24 miliar pada tahun 2025 dan tumbuh menjadi USD 178,07 miliar di 2030 , dengan laju pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 6,29 persen.

Dalam rilis yang diunggah oleh  GoodStats pada Januari 2025 lalu, pada tahun 2023 terdapat setidaknya 15.800 usaha pergudangan, ekspedisi, maupun kurir yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Angka tersebut menunjukkan industri logistik Indonesia sangat berkembang dengan banyak pilihan jasa pengiriman yang bisa Anda gunakan untuk mengirim barang pecah belah ke seluruh Indonesia.

7 Tips Mengirim Barang Pecah Belah Agar Aman Sampai Tujuan

  1. Siapkan Peralatan Packing yang Lengkap

 Hal pertama yang perlu diperhatikan saat packing barang pecah belah atau fragile adalah menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Kamu bisa siapkan peralatan packing mulai dari box kardus yang memiliki material yang kuat, bubble wrap, potongan kertas/kardus/kain perca, lakban, hingga gunting.

Peralatan lengkap yang harus ada meliputi:

  • Kardus tebal khusus barang pecah belah (double wall atau triple wall)
  • Bubble wrap tebal minimal 2-3 lapis
  • Kertas pembungkus atau kain perca
  • Lakban kuat dan tebal
  • Gunting atau cutter
  • Stiker “Fragile” atau “Barang Pecah Belah”
  • Asuransi pengiriman (opsional tapi penting)
  1. Lapisin Barang dengan Bubble Wrap Secara Menyeluruh

 Sebelum dikirim, pastikan setiap barang pecah belah kamu dibungkus dengan bubble wrap secara menyeluruh. Lapisan pelindung ini membantu meredam benturan dan guncangan selama pengiriman. Jadi penting diingat.

Proses pelapisan yang benar:

  • Bungkus barang dengan satu selapis kertas terlebih dahulu dan rekatkan kertas agar tidak terurai
  • Beri perhatian khusus pada bagian yang corrosion atau menonjol
  • Kemudian, bungkus dengan satu atau dua lapis bubble wrap dan tutupi seluruh barang
  • Pastikan bubble wrap menutup semua sisi barang tanpa ada yang terbuka
  • Hindari menempelkan selotip terlalu banyak agar pelanggan tidak merusak item saat melepas selotip
  1. Pilih Ukuran Kardus yang Sesuai dan Kuat

Untuk barang yang berat dan rapuh, gunakan kotak yang lebih kecil. Kotak yang lebih kecil lebih mudah dipindahkan dan kecil kemungkinannya untuk rusak.

Jangan pernah menggunakan kemasan tipis. Gunakan kotak karton bergelombang baru karena bahannya paling kuat untuk barang-barang rapuh. Pastikan ada jarak dua hingga tiga inci dari setiap sisi produk untuk bantalan.

  1. Isi Area Kosong dengan Bantalan

 Jangan biarkan ada ruang kosong di dalam kemasan, karena ruang tersebut bisa membuat barang bergeser dan meningkatkan risiko kerusakan saat pengiriman. Isi bagian kosong menggunakan bubble wrap, potongan kardus, atau bahan pengganjal lainnya agar posisi barang tetap stabil selama perjalanan.

Setelah memasukkan barang ke dalam kotak:

  • Isi kotak dengan bahan bantalan setinggi dua inci di bagian bawah
  • Tempatkan item dan pusatkan di dalam kotak
  1. Gunakan Lakban Kuat untuk Menyegel Kardus

Pastikan untuk merekatkan lakbannya dengan kuat agar semakin terjaga keamanannya (Paxel, 2025). Gunakan perekat tambahan untuk mengamankan bagian bawah kotak. Kamu bisa menggunakan selotip untuk merekatkan kotak tersebut.

Menggunakan kemasan berat atau lakban untuk menyegel kotak sangat penting karena kotak yang disegel dengan baik adalah lapisan pelindung pertama dan terberat dari item tersebut.

  1. Tambahkan Stiker “Fragile” pada Kemasan

Jangan lupa tambahkan stiker “Fragile” pada kemasan barang pecah belah kamu. Stiker ini akan memberi tahu pihak jasa pengiriman bahwa barang ini mudah rusak dan perlu ditangani dengan lebih hati-hati.

Setiap kotak yang berisi benda-benda rapuh harus diidentifikasi dengan benar. Pastikan untuk menambahkan stiker “fragile” di sisi dan atas kardus.

Saat kirim paket fragile lewat jasa pengiriman, kamu harus infokan ke kurir dan laporkan di aplikasi untuk ditempel stiker Fragile dan dapat ditangani dengan tepat selama proses pengiriman.

  1. Tambahkan Asuransi Pengiriman untuk Perlindungan Ekstra

Untuk pengiriman barang bernilai tinggi atau mudah rusak, jangan lupa tambahkan asuransi pengiriman sebagai langkah perlindungan ekstra. Asuransi akan memberikan kompensasi jika barang pecah belah Anda rusak atau hilang selama pengiriman.

Asuransi pengiriman sangat penting untuk barang pecah belah karena:

  • Memberikan jaminan ganti rugi jika barang rusak
  • Biaya asuransi relatif murah dibandingkan nilai barang
  • Memberikan perlindungan maksimal selama pengiriman
  • Mengurangi risiko kerugian finansial

Tips Tambahan untuk Pengiriman Barang Pecah Belah

  1. Pilih Jasa Pengiriman yang Tepat

Pilihlah jasa pengiriman yang memiliki reputasi baik dalam menangani barang fragile. Beberapa jasa pengiriman khusus memiliki layanan premium untuk barang pecah belah dengan penanganan lebih hati-hati.

  1. Kirim Dalam Waktu Yang Tepat

Hindari mengirim barang pecah belah saat hujan atau kondisi cuaca buruk karena bisa meningkatkan risiko kerusakan. Pilih waktu pengiriman yang memungkinkan barang tiba dalam kondisi optimal.

  1. Berikan Informasi Lengkap

Sampaikan informasi lengkap tentang barang yang dikirim, termasuk jenis barang, berat, dimensi, dan tingkat kerapuhan. Ini membantu pihak jasa pengiriman menanganinya dengan cara yang tepat.

  1. Dokumentasikan Barang Sebelum Kirim

Foto barang pecah belah sebelum dikemas dan setelah dikemas sebagai bukti kondisi awal. Ini penting jika terjadi kerusakan dan Anda perlu mengajukan klaim asuransi.

0 Continue Reading →

6 Manfaat Memendekkan Link URL Bagi Perusahaan Jasa Pengiriman

HIJRAH LOGISTIC | Jakarta–Inovasi teknologi digital mampu membuat yang jauh jadi dekat, yang tak terlihat jadi nampak, yang besar jadi kecil. Begitu juga tautan sebuah alamat url yang biasanya panjang dan ribet, sekarang bisa di’akali’ menjadi lebih pendek dan langsung ke sasaran.

Memendekkan url atau url shortener sesuatu yang lazim dilakukan oleh para pelaku internet marketer. Sebagai contoh seorang pelaku bisnis jasa titipan kilat butuh pemendek url ini untuk mempersingkat link alamatnya saat share alamat ke para calon pelanggan atau pelanggan.

Pelaku bisnis online seperti kiriman cepat online, dropshipper akan sangat membutuhkan url singkat untuk produk atau alamat dagangnya. Misalnya come.to/hijrahlogistic dan lain sebagainya.

Berikut adalah contoh diantara manfaat dari pemendek url ini sebagai berikut:

Memudahkan Diingat

Penggunaan url pendek tentu saja menjadikan link lebih mudah diingat. Pastinya kita akan lebih mudah mengingat link pendek seperti come.to/hijrahlogistic  dibandingkan url panjang seperti https://hijrahlogistics.com/service/perpindahan. Nah, semakin pendek url yang kita share, tentu pengunjung yang datang akan mudah kembali ke lapak kita.

Memudahkan Branding Perusahaan

Penggunaan url pendek ini juga memudahkan kita untuk melakukan branding usaha kita. Sebagai contoh kita memiliki usaha online yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang antar pulau secara cepat dan murah, maka bisa saja kita menggunakan pemendek url  come.to/hijrahlogistic. Nah, semakin mudah bukan?

Mempermudah Tracking

Mempersingkat link akan membantu dalam melakukan tracking. Sebagai pelaku bisnis digital, Anda tentu perlu melakukan data tracking. Anda perlu mendapatkan informasi terkait pengunjung website maupun angka konversi yang berhasil diraih.

Meminimalisir Kesalahan Penulisan Url

Manfaat lain dengan short url adalah meminimalisir terjadinya typo atau kesalahan pengetikan saat akan menulis alamat web/link kita. Dengan alamat web yang tepat tanpa salah, maka tidak ada trafik yang terbuang sia-sia karena kesalahan satu huruf.

Memudahkan untuk Promosi

Kelebihan lain dari penggunaan short url ini adalah kita bisa lebih efektif dan efisien saat melakukan promosi website kita. Termasuk juga saat melakukan share ke media sosial.

Lebih Profesional

Dengan link url yang pendek dan langsung ke nama produk misalnya, akan menjadikan usaha kita nampak lebih professional, tentunya harus dibarengi dengan layanan yang baik. Apalah artinya alamat yang mudah diingat jika dalam pelayanan ke calon customer buruk dan produk yang dipasarkan tidak sesuai kualitasnya.[]

 

 

0 Continue Reading →

4 Tips Sebelum Mengirim Barang ke Tempat Tujuan

HIJRAH LOGISTIC | Maraknya pembelian online saat ini membuat cukup banyak jasa pengiriman barang menjalin kerjasama. Apalagi untuk pelaku bisnis online yang sudah ramai pengunjung. Demi memperlancar usaha, sebaiknya ketahui tips sebelum mengirim barang ke tempat tujuan.

Tujuannya untuk memastikan agar barang yang Anda kirim sampai ke tempat tujuan dengan selamat. Beberapa poinnya akan kami bahas secara detail pada artikel kali ini.

Tips Sebelum Mengirim Barang ke Tempat Tujuan

Menjadi pelaku usaha online memang tidak mudah, tetapi selalu ada cara untuk memudahkannya. Nah, berikut beberapa tips sebelum mengirim barang ke tempat tujuan yang perlu Anda ketahui, antara lain :

1. Cek Apakah Packing Barang Sudah Rapi dan Siap Kirim
Jika Anda ingin melakukan pengiriman barang baik antar daerah maupun ke luar maka sebaiknya hal pertama yang wajib Anda teliti adalah kerapian kemasan. Selain itu, Anda juga wajib mengecek tingkat keamanan produk hingga sampai ke tangan pembeli.

Jangan sampai ada kebocoran atau packaging yang kurang baik. Sebab, dikhawatirkan paket rusak ditengah jalan seperti pecah ataupun robek.

2. Isi Identitas Penerima dengan Detail dan Benar
Selanjutnya, tips sebelum mengirim barang ke tempat tujuan adalah mengisikan data identitas diri penerima dengan benar. Isi alamat dan data diri secara detail mulai dari nama penerima, nama jalan, RT, RW, nomor rumah, kode pos, nomor handphone yang bisa dihubungi hingga kecamatan dan kabupatennya.

Kenapa harus membuat identitas diri penerima dengan lengkap dan detail? Tujuannya agar pengirim tidak membutuhkan waktu lama untuk menyampaikan barang ke penerima. Sehingga proses kirim menjadi lancar dan cepat.

3. Pertimbangkan Ongkos Kirim dan Estimasi Waktu Pengiriman
Sebelum mengirimkan barang ke suatu tempat, pastikan Anda telah mempertimbangkan ongkos kirim dan estimasi waktu sampai ke penerima. Apakah jasa pengiriman yang Anda pilih memberikan biaya cukup besar atau terjangkau.

Selain itu, apakah biaya tersebut sesuai dengan estimasi waktu pengiriman yang diberikan. Meskipun sederhana, tetapi mempertimbangkan jasa pelayanan ini sangat mempengaruhi bisnis Anda. Apalagi jika Anda sedang membangun branding agar penerima merasa senang.
Tentunya jika semakin cepat barang sampai dengan biaya minim. Konsumen merasa bahagia dan ingin membeli kembali dari kios Anda.

4. Simpan Nomor Resi untuk Cek Pengiriman
Terakhir, tips sebelum mengirim barang ke tempat tujuan pastikan Anda telah mengetahui seberapa penting nomor resi dalam bisnis kirim barang ke konsumen. Meskipun hanya selembar kertas, nomor resi ini dapat Anda gunakan untuk memantau barang sudah sampai di mana.

Apakah barang telah diterima oleh pembeli atau belum. Anda juga bisa memberikan nomor resi kepada konsumen sebagai bukti bahwa telah melakukan pengiriman. Sehingga dalam membangun bisnis, Anda telah menciptakan kepercayaan konsumen.

Nah, itulah beberapa tips sebelum mengirim barang ke tempat tujuan yang wajib Anda pertimbangkan terutama dalam bisnis online. Untuk kerjasama jasa pengiriman dengan biaya terjangkau dan pengiriman cepat serta keamanan terjamin, percayakan pada Hijrah Logistics saja.

Perusahaan pengiriman yang sudah bekerja sama dengan banyak pelaku bisnis online untuk kemudahan transaksi usaha.[]

0 Continue Reading →

Tips Mengirim Dokumen Penting Tetap Aman Sampai Tujuan

HIJRAH LOGISTIC | Mengirim dokumen memang sudah bisa Anda lakukan secara online. Namun, ada kalanya terdapat dokumen yang harus Anda kirimkan dalam bentuk fisik melalui jasa pengiriman. Untuk itu, tips mengirim dokumen penting agar tetap aman berikut perlu Anda ketahui.

Tips Mengirim Dokumen Penting Agar Tetap Aman

Dokumen penting yang akan Anda kirim memerlukan pengemasan dan pengamanan tepat agar bisa aman sampai tangan penerima. Untuk itu, Anda bisa ikuti beberapa tips mengirim dokumen penting berikut ini:

1. Menulis Alamat Tujuan Dengan Jelas
Dalam mengirim dokumen tentunya Anda harus menuliskan nama penerima, alamat, dan kontak yang bisa dihubungi dengan jelas. Selain memudahkan dalam pengiriman, hal ini juga menjaga dokumen penting Anda tetap aman sampai tujuan.

Selain itu, dalam tips mengirim dokumen penting Anda juga bisa menambahkan tulisan “Dokumen Penting” pada bagian packaging. Tujuannya agar pihak jasa kirim lebih berhati-hati dalam menjaga keamanannya.

2. Memakai Asuransi Pengiriman
Walaupun harus mengeluarkan biaya lebih untuk memakai asuransi pengiriman, namun hal ini sebenarnya penting untuk Anda lakukan terutama dalam mengirim dokumen penting. Apalagi jika Anda mengirimkan dokumen antar kota atau antar provinsi.

Memakai asuransi pengiriman berguna untuk menghindari resiko kerusakan atau kehilangan dokumen selama proses pengiriman sehingga lebih terjamin keamanannya.
Meskipun terjadi kerusakan atau kehilangan dokumen selama pengiriman, Anda juga lebih mudah melakukan klaim jika menggunakan asuransi.

3. Menggunakan Karton Atau Plastik Tebal
Selama proses pengiriman, tidak menutup kemungkinan bahwa dokumen yang Anda kirim akan tertumpuk bersama barang-barang atau dokumen lainnya.

Belum lagi jika tujuan pengirimannya jauh, hal tersebut dapat membuat dokumen Anda cepat rusak. Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa menggunakan karton atau plastik tebal sebagai pembungkus dokumen.

Lebih aman lagi jika Anda memasukkannya ke dalam kardus yang seukuran kemudian menambahkan potongan kertas. Tujuannya untuk menghilangkan ruang di dalam kardus agar dokumen tidak mudah bergeser selama proses pengiriman.

Penting pula untuk mengingatkan kurir agar selalu berhati-hati dalam membawa dokumen tersebut agar tidak rusak selama perjalanan.

4. Menyimpan Dalam Amplop Segel Dan Anti Tembus
Dalam mengirim dokumen penting, pastikan Anda selalu menggunakan amplop yang tersegel dan anti tembus. Hal ini untuk memastikan tidak ada seorang pun yang dapat membuka dokumen sebelum sampai ke penerima.

Pilih amplop dengan segel perekat yang aman dan sampaikan kepada penerima bahwa dokumen yang Anda kirim tersegel dengan rapi.

Itulah beberapa tips mengirim dokumen penting supaya tetap aman sampai tujuan. Memilih jasa pengiriman yang terpercaya juga menjadi jaminan keselamatan dokumen.

Jasa pengiriman dokumen aman dan terpercaya bisa Anda serahkan kepada Hijrah Logistics. Jaminan dokumen aman dan selamat sampai tujuan![]

0 Continue Reading →

5 Tips Mengirim Barang Pecah Belah Supaya Tetap Aman Sampai Tujuan

HIJRAH LOGISTIC | Melakukan pengiriman barang terutama yang sifatnya pecah belah atau fragile memang harus Anda lakukan secara hati-hati. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui tips mengirim barang pecah supaya tetap aman sampai tujuan.

Tips Mengirim Barang Pecah Belah

Saat mengirim barang pecah belah seperti keramik atau kaca memang harus memperhatikan pengamanan ekstra. Berikut ini tips mengirim barang pecah belah yang dapat Anda lakukan:

1. Menggunakan Kotak Yang Pas
Tips mengirim barang pecah belah yang pertama adalah hindari menggunakan kotak dengan ukuran terlalu besar.
Menggunakan kotak dengan ukuran tidak sesuai justru bisa merusak barang yang Anda kirim karena menyisakan banyak ruang di dalamnya. Selain itu, biaya kirim juga bisa jadi lebih mahal.

Sebelum melakukan pengiriman, pastikan Anda mengukur area sekitar barang mulai dari panjang sisi depan, belakang, hingga tingginya. Sisakan sedikit ruang sekitar 0,5 cm agar barang bisa masuk ke dalam kotak dengan mudah.

2. Menggunakan Bubble Wrap
Cara kedua yang cukup efektif adalah dengan melapisi barang menggunakan bubble wrap. Setelah itu, Anda juga bisa memasukkannya ke dalam kardus agar barang tersebut lebih aman.
Tips ini termasuk yang paling mudah, sehingga cukup banyak orang yang menggunakan cara ini dalam mengirim barang.

3. Menggunakan Spons Atau Styrofoam
Selain melapisi barang dengan bubble wrap, Anda juga bisa menggunakan spons atau styrofoam.
Tips ini dapat Anda lakukan saat mengirim barang elektronik karena styrofoam yang sifatnya tidak mudah rusak. Anda juga bisa menggunakan spons untuk melindungi barang dari guncangan selama pengiriman.
Pastikan Anda menggunakan styrofoam dan spons dengan ukuran yang pas untuk menjaga keamanan barang.

4. Menggunakan Peti Kemas
Tidak jarang, Anda mungkin perlu untuk mengirim barang pecah belah yang harganya cukup mahal. Untuk meningkatkan pengamanan, Anda bisa menggunakan peti kemas atau peti kayu sebagai pelindungnya.
Peti kayu yang keras dapat meningkatkan perlindungan terhadap barang yang akan Anda kirim. Namun, ongkosnya bisa lebih mahal karena biaya peti biasanya dihitung per dimensinya.

5. Menambahkan Stiker Fragile Pada Kemasan
Setiap harinya jasa pengiriman akan menerima ratusan bahkan ribuan paket. Untuk meningkatkan keamanan dalam pengiriman barang, sebaiknya Anda menambahkan stiker fragile pada kemasan.
Stiker tersebut sebagai tanda bahwa terdapat barang pecah di dalamnya dan agar pihak jasa kirim lebih berhati-hati selama proses pengiriman. Selain itu, menambahkan stiker fragile juga lebih memudahkan dalam pengelolaan barang.

Selain menerapkan tips mengirim barang pecah belah di atas, Anda juga perlu memilih jasa kirim yang tepat seperti Hijrah Logistics. Dengan jasa pengiriman yang tepat dan terpercaya, barang Anda akan aman dan selamat sampai tujuan. Selamat mencoba dan nikmati fasilitas terbaik hanya di Hijrah Logistics.[]

0 Continue Reading →

Tips Mengirim Paket Berisi Bahan Pecah Belah

HIJRAH LOGISTIC | Pengiriman paket berisi bahan pecah belah merupakan tugas yang membutuhkan kehati-hatian dan perhatian ekstra. Bahan pecah belah seperti kaca, porselen, atau barang-barang rapuh lainnya rentan terhadap kerusakan selama proses pengiriman. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti beberapa tips yang akan kami berikan dalam artikel ini agar paket dapat sampai tujuan dengan aman dan utuh.

Tahap Persiapan

Sebelum mengirim paket berisi bahan pecah belah, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk memastikan paket tiba dengan selamat. Berikut adalah beberapa tips persiapan yang perlu diperhatikan:

1. Pilih kemasan yang sesuai: Gunakan kotak dengan bahan yang kuat, seperti karton tebal atau kotak kayu. Pastikan ukurannya sesuai dengan barang yang akan dikirim agar tidak ada ruang kosong di dalam kotak.

2. Bungkus barang dengan baik: Lindungi barang dengan bahan pelindung, seperti bubble wrap atau kertas koran. Bungkus setiap barang secara terpisah untuk menghindari benturan antarbarang.

3. Gunakan perekat yang kuat: Pastikan semua sisi kotak tersegel dengan baik agar tidak terbuka selama pengiriman. Gunakan perekat yang kuat, seperti selotip kertas atau pita kertas.

Tahap Pengiriman

Selama proses pengiriman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar paket tetap aman dan utuh. Berikut adalah beberapa tips pengiriman yang perlu Anda ikuti:

1. Pilih jasa pengiriman yang handal: Pilihlah jasa pengiriman yang memiliki reputasi baik dalam mengirimkan paket berisi bahan pecah belah. Pastikan mereka memiliki pengalaman dan sistem yang baik untuk menangani barang-barang rapuh. Salah satunya Hijrah Logistic.

2. Asuransi pengiriman: Pertimbangkan untuk mengasuransikan paket Anda agar terlindungi dari kerusakan atau hilang selama pengiriman. Asuransi pengiriman dapat memberikan penggantian jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

3. Tandai paket sebagai “Fragile”: Jelaskan dengan jelas kepada jasa pengiriman bahwa paket Anda berisi barang pecah belah. Beri tanda “Fragile” atau “Handle with Care” pada kotak untuk memberi tahu petugas pengiriman agar berhati-hati.

4. Pilih rute pengiriman yang aman: Jika memungkinkan, pilih rute pengiriman yang minim goncangan atau hambatan. Hindari rute yang terkena kemacetan atau jalan berlubang yang dapat mengakibatkan goncangan berlebih pada paket.

Tindakan Darurat

Terlepas dari semua persiapan yang telah dilakukan, kerusakan pada paket dapat tetap terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tindakan darurat yang dapat dilakukan jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Berikut adalah beberapa tindakan darurat yang perlu Anda ketahui:

1. Foto sebelum membuka paket: Jika terjadi kerusakan, selalu foto paket sebelum membukanya. Foto-foto ini dapat digunakan sebagai bukti jika Anda perlu mengajukan klaim asuransi.

2. Hubungi jasa pengiriman: Jika terjadi kerusakan pada paket, segera hubungi jasa pengiriman untuk melaporkan masalah tersebut. Berikan bukti berupa foto dan deskripsi kerusakan yang terjadi.

3. Klaim asuransi: Jika Anda telah mengasuransikan paket, ajukan klaim asuransi sesegera mungkin. Ikuti prosedur yang telah ditentukan oleh perusahaan asuransi dan berikan semua dokumen yang diperlukan.

Mengirim paket berisi bahan pecah belah membutuhkan persiapan yang matang dan perhatian ekstra. Dalam artikel ini, kami telah memberikan tips persiapan sebelum pengiriman, tips pengiriman yang aman, serta tindakan darurat jika terjadi kerusakan. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan paket Anda tiba dengan selamat dan barang-barang pecah belah tetap utuh. Tetaplah berhati-hati dan pilihlah jasa pengiriman yang handal untuk menghindari kerugian yang tidak diinginkan. Hijrah Logistics siap menjadi mitra pengiriman Anda.[]

0 Continue Reading →