Skip to Content

Blog Archives

Taukah Anda Apa Itu Fasilitas Logistik? Berikut Penjelasannya

HIJRAH LOGISTIC | Jakarta–Fasilitas logistik adalah aktivitas pergerakan material atau barang yang terjadi dalam proses pendistribusian barang atau paket. Termasuk arti dari “arrived at delivery facility” dan perkiraan waktu sebuah barang berada di fasilitas logistik.

Berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang fasilitas logistic yang dilansir dari Detik.com.

Apa itu Fasilitas Logistik?

Menurut Law Insider, fasilitas logistik adalah fasilitas yang ditujukan untuk gudang penyimpanan dan transportasi barang, fasilitas distribusi, dan layanan logistik yang sifatnya tidak terbatas pada penangan material.

Fasilitas logistik juga mencakup produksi, pengemasan, inventaris barang, pengangkutan, penyimpanan, fasilitas penyimpanan barang yang rentan atau berbahaya, dan fasilitas ini sering digunakan untuk manufaktur, perkantoran, dan sebagainya.

Sedangkan menurut buku Manajemen Logistik dan Supply Chain terbitan Yayasan Kita Menulis, fasilitas logistik adalah kegiatan pergerakan barang atau material yang terjadi pada bagian workstation.

Workstation sendiri terdiri dari interworkstation dan intrafacility yang menjadi empat bagian, yaitu pusat distribusi, gudang, terminal, dan pabrik. Selain itu, fasilitas logistik juga disebut dengan istilah penanganan material.

Berdasarkan sejarahnya, dasar dari penangan material dan fasilitas logistik berpusat pada perakitan massal dan jalu produksi yang terjadi di era tahun 1950 dan 1960-an. Pada era tahun 1950-an hingga akhir tahun 1970, masih banyak perusahaan atau organisasi mempertahankan divisi penanganan material.

Namun, saat ini kegiatan penanganan material sudah tidak digunakan lagi oleh banyak pihak karena kegiatan tersebut dianggap kurang berdampak positif terhadap perusahaan atau organisasi. Distribusi fisik dibagi menjadi dua, yaitu pengadaan dan pemasaran. Sedangkan fasilitas pelanggan dikategorikan menjadi satu yang biasa disebut sebagai logistik bisnis.

Jenis-jenis dari Fasilitas Logistik

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa fasilitas logistik sering dimanfaatkan untuk pengiriman dan penyimpanan barang. Lantas, apa saja jenis-jenis dari fasilitas logistik? Jenis fasilitas logistik menurut Keyence ada tiga, yaitu: pusat transfer (transfer centers), pusat distribusi (distribution centers), dan pusat proses distribusi (process distribution centers). Berikut adalah penjelasannya.

Pusat Transfer (Transfer Centers)

Transfer centers atau pusat transfer memiliki peran utama dalam menyortir, memindahkan, dan mengirim barang. Pusat transfer pada umumnya tidak melakukan penyimpanan barang atau sejenisnya. Melainkan barang yang sudah diterima kemudian disortir dan dikirimkan ke alamat tujuan. Tugas yang dilakukan oleh kargo di pusat transfer jauh lebih sedikit dibandingkan pusat. distribusi dan pusat proses distribusi,Sehingga fungsi pusat transfer dapat dilakukan dengan peralatan dan perangkat yang relatif kecil.

Pusat Distribusi (Distribution Centers)

Pusat distribusi adalah tempat untuk menyimpan dan mengelola persedian barang di pusat logistik, melakukan penyortiran barang berdasarkan wilayah dan toko, serta mengirimkan barang tersebut pengguna akhir dan toko ritel. Pusat distribusi juga dilengkapi dengan fasilitas pusat logistik, seperti: mengirim, mengambil pesanan, dan melakukan proses distribusi seperti pengemasan barang.
Pusat Proses Distribusi (Process Distribution Centers)

Pusat proses distribusi adalah tempat yang fokus dengan proses distribusi yang meliputi pengemasan dan pemberian label. Selain itu, pusat proses distribusi juga memerlukan peralatan khusus untuk untuk merakit dan memasang barang, atau memproses ikan dan daging. Adanya pusat proses distribusi juga berkaitan dengan mempertahankan kualitas, seperti fasilitas anti debu, suhu yang terkontrol, dan adanya jalur produksi.

Berapa Lama Paket Berada di Fasilitas Logistik?

Menurut buku Kebangkitan Industri Logistik Pasca Pandemi COVID-19 terbitan Media Sains Indonesia, paket atau barang berada di fasilitas logistik pada umumnya menghabiskan waktu sekitar 1-2 hari. Ketika paket sudah tiba di penyimpanan kargo, paket memiliki waktu simpan (dwell time) maksimal 2 hari.

Masuk ke Fasilitas Logistik Artinya Apa?

Apa arti dari masuk ke fasilitas logistik? Menurut Tracking More, status “masuk ke fasilitas logistik” atau “arrived at delivery facility” artinya barang atau paket sudah tiba di fasilitas logistik. Dengan demikian, paket atau barang tidak di tangan penjual.

Demikian informasi tentang fasilitas logistik beserta dengan pengertian dan jenis-jenisnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjawab pertanyaan Anda tentang berapa lama barang berada di fasilitas logistik serta arti dari “arrived at delivery facility”.[]

0 Continue Reading →

Berikut Format Penulisan Alamat Standar Ekspidisi yang Benar

HIJRAH LOGISTIC | Bekasi–Mengirim dokumen atau barang ke alamat tujuan dibutuhkan data alamat penerima secara lengkap, agar untuk memudahkan petugas kurir tiba tepat waktu.

Banyak kenyataan di lapangan, terdapat penulisan alamat paket kurang lengkap dan sulit dibaca oleh petugas, sehingga mempersulit kerja dari petugas pengirim paket tersebut. Bahkan tak jarang paket nyasar ke alamat yang tidak tepat.

Karena penulisan alamat paket itu sangat penting, kali ini Hijrah Logistics akan mencoba membahas mengenai format penulisan paket yang benar. Meski tidak ada aturan baku terkait penulisan alamat, namun ini bisa membantu Anda.

Format Penulisan Alamat Penerima Paket
Penulisan alamat penerima paket untuk dokumen atau barang yang akan dikirim, secara umum terdiri dari tiga hal berikut ini:

  1. Nama Lengkap Penerima
    Isi nama penerima selengkap mungkin sesuai dengan kartu identitas, Anda juga bisa menambahkan nama sapaan yang lebih banyak dikenal tetangga penerima.
    Contohnya:
    Katimen panggilan akrabnya Kang Min bisa ditulis “Katimen(Kang Min)”.
  2. Alamat Lengkap Penerima
    Tuliskan alamat penerima selengkap mungkin mulai dari nama jalan hingga provinsi, Anda juga bisa menambahkan alamat tersebut berupa tempat seperti rumah atau kantor.

    • Nama Jalan
    • Nama Tempat
    • No Rumah
    • Keterangan RT dan RW
    • Nama Dusun/Desa/Kelurahan
    • Nama Kecamatan
    • Nama Kota/Kabupaten
    • Nama Provinsi
    • Kode Pos
  3.  Nomor Kontak Penerima
    Masukkan nomor telepon yang bisa dihubungi yang tujuannya kurir dapat menghubungi penerima ketika akan mengirimkan paket. Jika perlu nomer WhatsApp supaya penerima bisa Share Location kepada kurir sehingga pengiriman akan lebih mudah dalam menemukan lokasi.

Format Penulisan Alamat Pengirim Paket
Secara garis besar format penulisan alamat untuk pengirim paket sama seperti format penulisan penerima paket. Alamat pengirim harus di sertakan juga ketika mengirimkan paket menggunakan kurir, hal ini berguna sekali jika kurir tidak bisa menemukan alamat penerima maka paket dapat dikembalikan ke alamat pengirim.
Berikut ini yang harus ada dalam penulisan alamat pengirim paket:

  1. Nama Lengkap/Nama Toko Pengirim
    Tulislah nama lengkap pengirim, atau nama toko jika paket berisi barang hasil belanja online.
  2. Alamat Lengkap Pengirim
    1. Nama Jalan
    2. Nama Tempat
    3. No Rumah
    4. Keterangan RT dan RW
    5. Nama Dusun/Desa/Kelurahan
    6. Nama Kecamatan
    7. Nama Kota/Kabupaten
    8. Nama Provinsi
    9. Kode Pos
  3.  Nomor Telepon/Hp Pengirim
    Biasanya kurir akan menghubungi pengirim untuk mengkonfirmasi bahwa alamat tidak ditemukan atau ada hal lain terkait dengan masalah pengiriman paket tersebut. Untuk menghindari kesalahan sertakan nomor kontak untuk konfirmasi.

Demikian format penulisan alamat pengiriman yang biasa disarankan oleh perusahaan ekspidisi untuk memudahkan pengiriman agar mudah sampai ke alamat tujuan. Semoga tips ini bermanfaat. Mau kirim barang dan dokumen? Hijrah Logistics siap menjadi mitra Anda. [adm]

0 Continue Reading →